Tue,21 November 2017


Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dibahas FKM UAD Yogyakarta

Indofakta 2017-10-04 14:25:28 Edukasi
 Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dibahas FKM UAD Yogyakarta

YOGYAKARTA - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, setiap tahun mengadakan seminar internasional. Kali ini, adakan seminar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Hotel Phoenix Yogyakarta, Rabu (4/10), dibuka Rektor UAD, Dr Kasiyarno, MHum.

Adapun sebagai narasumber dalam kegiatan yang berlangsung sampai 5 Oktober 2017 itu adalah Dr Sudi Astono MS (Kasie Pengawasan Norma Pengendalian Penyakit Akibat Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI), Prof Wattasit Siriwong, PhD (Chulalongkorn University Thailand), Azwar Bin Azis, MSc (Universiti Teknikal Melaka Malaysia), Dr Nayake BP Balalla, M.Med (Senior Medical Officer Jerudong Park Medical Center Brunei), Dr Widodo Haryono (FKM UAD).

Ketika memaparkan di depan peserta seminar internasional FKM UAD Yogyakarta, Dr Sudi Astono MS mengatakan bahwa salah satu isu yang sering diangkat dalam kampanye K3 mengenai pencegahan kecelakaan kerja. "Padahal ada isu lain tak kalah menariknya, yaitu penyakit akibat kerja," tandas Sudi Astono.

Menurut Sudi, kasus kecelakaan kerja bisa dilihat secara kasat mata. Tapi, untuk mendeteksi penyakit akibat kerja butuh penanganan yang serius.

Disampaikan Ahmad Ahid Mudayana, SKM, MPH, kegiatan 3rd UAD International Conference on Public Health "Improving Occupational Health and Safety Culture to Increase Quality of Life Towards Safe, Healthy and Productive Community" diadakan karena berkaitan dengan keselamatan kerja di dunia industri. 

Sedangkan Ketua Panitia, Oktomi Wijaya, SKM, MSc, menambahkan, banyak kejadian kecelakaan kerja yang menimpa para pekerja. "Dan hal ini dikarenakan masih rendahnya budaya serta perilaku pekerja dalam menerapkan keselamatan kerja," kata Oktomi Wijaya.

Di sisi lain, seperti dikatakan Dekan FKM UAD, Lina Handayani, SKM, MKes, PhD, kasus kecelakaan kerja seperti fenomena gunung es. "Karena, masih banyak kasus yang belum terlaporkan," tandas Lina. 

Untuk mencegah hal-hal itu dan meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja, sebagaimana dikatakan Rektor UAD Kasiyarno, diperlukan sosialisasi maupun kegiatan-kegiatan seperti seminar kali ini, yang diharapkan untuk lebih menekankan pada pentingnya keselamatan pekerja. "Sehingga, para pekerja bisa lebih produktif dalam bekerja," papar Kasiyarno sambil menambahkan hal ini akan bermanfaat bagi perusahaan, yang dapat memberdayakan para pekerja semaksimal mungkin.

Kasiyarno pun berharap perlunya pengembangan studi tentamg keselamatan dan kesehatan kerja di perguruan tinggi. (Affan)

 

Berita Terkait