Mon,18 June 2018


Layanan Posko Kesehatan dari Muhammadiyah untuk Rohingya

Indofakta 2017-10-03 06:07:13 Internasional
  Layanan Posko Kesehatan dari Muhammadiyah untuk Rohingya

BANGLADESH -- Misi kemanusiaan Muhammadiyah (Lazismu-MDMC) yang berada di Cox’s Bazar Bangladesh, terutama tim dokter dan medis Muhammadiyah di bawah pimpinan dr. Corona, terus bertugas dan bekerja melayani para pengungsi Rohingya.

 

Dokter dan tenaga medis Muhammadiyah bekerja dengan sepenuh hati melayani para pasien pengungsi Rohingya, dibantu dengan dokter mitra lokal Bangladesh.

 

Sejak posko kesehatan Muhammadiyah dibuka, berduyun-duyun para pasien datang, mulai dari ibu dan bayinya, balita, anak-anak, perempuan, kaum muda dan orang tua. Mereka rata-rata mengalami sakit kulit, luka-luka ringan, ibu hamil, malnutrisi, diare, panas, demam, dan infeksi saluran pernafasan.

 

Di Thangkalli, terdapat kurang lebih 100 ribu jiwa pengungsi. Dan, tim posko kesehatan Muhammadiyah Aid/IHA siap melayani 500-700 pasien dalam sehari, mulai pukul 09.00-16.00 waktu setempat.

 

Mengingat jumlah pasien dan kebutuhan peralatan medis serta obat-obatan yang besar, diperlukan penambahan tim medis dan alat kesehatan serta obat-obatan yang cukup. Oleh karena itu, Lazismu masih terus menerima bantuan dan donasi dari masyarakat Indonesia dan internasional.

 

Muhammadiyah dipercaya pemerintah Bangladesh untuk membuka posko kesehatan dikarenakan memiliki kesiapan sumber daya manusia, baik secara kuantitas dan kualitas. Dokter Muhammadiyah pernah bertugas di area bencana dan konflik di mancanegara, seperti Philipina, Nepal, Myanmar dan sebagainya. "Sehingga sudah terbiasa dan berpengalaman dalam penanganan medis secara internasional," tandas Andar Nubowo, Dirut Lazismu Pusat, dari posko kesehatan Muhammadiyah Aid di Cox’s Bazar, Bangladesh, Senin (2/10). (*/affan)

Berita Terkait