Tue,21 November 2017


DPW PSI DIY Gaungkan Pemilu Transparan

Indofakta 2017-09-23 14:36:06 Politik
DPW PSI DIY Gaungkan Pemilu Transparan

YOGYAKARTA -- Partai politik, kini tengah berbenah dan bersiap dalam menyambut kontestasi politik 2019. Termasuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini telah melangkah lebih awal dalam mempersiapkan verifikasi yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Oktober 2017 mendatang.

 

DPW PSI DIY sudah siap menghadapi verifikasi faktual KPU DIY dan sudah menyiapkan semua dokumen. "Tinggal menunggu proses verifikasi," kata Sigit Nugroho, Ketua DPW PSI DIY.

 

Dikatakan Sigit, verifikasi di KPU serta Kemenkum dan HAM, hampir sama. "Hanya ada sedikit tambahan yang harus dipenuhi," tandas Sigit, yang yakin partainya bisa lolos verifikasi faktual KPU.

 

Untuk meramaikan partisipasi pada pesta rakyat lima tahunan itu, PSI terus menjaring bakal calon legislatif yang akan meramaikan pemilihan legislatif tahun 2019 yang akan datang.

 

Menebar kebajikan merawat keragaman mengukuhkan solidaritas selalu menjadi landasan tema dalam setiap acara yang digelar PSI. "Sehingga semangat pada tema itu semakin terasa dan menyebar di setiap penjuru negeri," kata Sigit Nugroho, Ketua DPW PSI DIY, di Sultan Agung Cuisine Yogyakarta, Sabtu (23/9).

 

Karena bulan Oktober 2017 adalah penentuan nasib bagi partai politik (parpol) untuk mengikuti pileg 2019, maka DPW PSI DIY sejak 27 Agustus 2017 lalu sudah mulai buka pendaftaran bakal calon legislatif. Dan, pendaftarannya akan berakhir pada 30 Oktober 2017.

 

DPW PSI DIY ingin menyegarkan parlemen agar bersih dari korupsi dan intoleransi serta mengisinya dengan orang-orang bersih dari berbahai latar belakang untuk memperbaiki Indonesia.

 

Di sisi lain, seperti disampaikan Satia Chandra Wiguna, Wasekjen DPP PSI, mencari wakil rakyat yang antikorupsi dan antitoleransi saat ini sangatlah sulit. "Untuk itu kami akan merekrut aktifis dan akademisi di berbagai daerah di seluruh Indonesia," kata Satia.

 

Dikatakan Satia, proses perekrutan caleg sangat terbuka lebar untuk politisi pemula dan para tokoh masyarakat yang berkompeten. 

 

Dan, penjaringan calon wakil rakyat PSI DIY ini, dijamin bebas dari praktik pungutan. "Sehingga independensi pada proses penjurian bakal caleg dapat lebih terjaga dan transparan," kata Satia.

 

Prosesnya yang berlangsung transparan akan menghadirkan tim panel independen terdiri dari Dr Hempri Suyatna, SSos, MSi (pengamat sosial dan dosen UGM), Beny Susanto (Ketua Forum LSM DIY), Risa Karmida (trainer public speaking) dan Sigit Nugroho (DPW PSI DIY).

 

Mereka akan menguji kapasitas dan kapabilitas serta komitmen antikorupsi dan antitoleransi calon anggota legislatif dari DPW PSI DIY. "Kami lebih fokus pada anggota yang belum pernah menjadi pengurus di parpol lain," papar Sigit yang menambahkan bagi kaum muda dan tokoh masyarakat disilakan untuk mendaftarkan diri dengan tidak dipungut biaya apa pun.

 

Menurut Sigit, di sela-sela launching pendaftaran bakal caleg, DPW PSI DIY yang berkantor di Jl Nyi Pembayun Kotagede, Yogyakarta, berkomitmen untuk berperan andil dalam melahirkan pemimpin-pemimpin muda progresif. "Yaitu, yang berani melawan korupsi dan intoleransi," tandas Sigit yang menerangkan solidaritas untuk sesama juga dilakukan DPW PSI DIY dengan dropping air bersih di Girisubo dan Saptosari, Gunung Kidul. (affan)

Berita Terkait