Thu,23 November 2017


TMMD ke-100 dilaksanakan di Desa Sukarapih

Indofakta 2017-09-13 13:51:08 Daerah
TMMD ke-100 dilaksanakan di Desa Sukarapih

SUMEDANG -- Penyelenggaraan Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) TA 2017 merupakan periode ke-100 yang dilaksanakan sebagai upaya keterpaduan dan kemanunggalan TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. TMMD tersebut dilaksanakan dari tanggal 26 September - 25 Oktober 2017 di Desa Sukarapih Kecamatan Sukasari.

Sekda Zaenal Alimin, MM, mewakili Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan memimpin  Rakor rencana Program TMMD ke-100  TA 2017  dengam dihadiri oleh Dandim 0610, I Made Mertha Yasa, Kapolres Sumedang, Hari Brata, unsur SKPD, Camat Sukasari, Unsur TNI, serta para kepala desa. Rakor tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Cakrabuana Kantor IPP, Rabu (13/9).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumedang Teddy Mulyono, SH mengatakan Program TMMD diselenggarakan berdasarkan pada usulan, saran dan masukan dari masyarakat sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat desa yang bersangkutan. Menurut Teddy, dalam rangka menyukseskan Program TMMD maka seluruh SKPD di lingkungan Kab. Sumedang diharapkan untuk turut berperan aktif dalam mengisi kegiatan non fisik dalam bentuk sosialisasi, penyuluhan maupun pelayanan publik.

“Rakor ini kita selenggarakan untuk  mempersiapkan semua unsur di Pemda dalam rangka mensukseskan TMMD di Sukasari,”ujar Teddy.

Adapun sasaran Program TMMD menurut Teddy adalah untuk menumbuhkembangkan kesamaan visi dan misi Kab. Sumedang antara Pemda dengan masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan penataan lingkungan serta membangun semangat gotong royong, rasa kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun desa.

“Dalam upaya mewujudkan sinegritas antara TNI dan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Sumedang, maka diharapkan seluruh lembaga yang ada di Kabupaten Sumedang baik OPD, lembaga maupun instansi vertikal agar senantiasa mendukung kegiatan TMMD ke-100 di Desa Sukarapih,”kata Teddy.

Sekda Zaenal mengungkapkan Program TMMD diharapkan bisa memantapkan kadar kemanunggalan antara komponen TNI dan aparatur pemerintah serta masyarakat. Menurut Zaenal, Program TMMD mengemban misi sosial yang berorientasi pada upaya mengatasi kesulitan masyarakat. 

“TMMD bukan semata-mata program untuk pembangunan fisik, tetapi lebih kepada hubungan emosional antara TNI, POLRI dengan masyarakat agar memiliki rasa saling memiliki,”ujar Zaenal.

“Dengan dibangunnya kemanunggalan, masyarakat tidak akan lagi takut melihat sosok TNI/POLRI, tapi mereka akan merasa sebagai salah satu bagian dari kemanunggalan. Semoga pada saatnya nanti  semua program dapat diselesaikan sesuai rencana,”imbuh sekda.

Senada dengan Zaenal, Dandim 0610 dalam paparannya menyampaikan tujuan diselenggarakannya TMMD oleh TNI adalah untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik maupun non fisik serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Harapan saya, dengan dilaksanakannya Program TMMD akan menciptakan interaksi antara anggota TNI dengan masyarakat,”kata I Made Mertha.

Disampaikan I Made Mertha, yang menjadi sasaran fisik dari Program TMMD diantaranya pekerjaan jalan dengan panjang 610m, jembatan, beton plat, gorong-gorong, tanggul, pembuatan bak penampungan air bersih, rehab pos kamling,  rehab RUTILAHU, serta rehab dan juga pengecatan Mesjid.

“Untuk tercapainya kesuksesan TMMD perlu adanya dukungan dari Pemda maupun instansi terkait agar pelaksanaannya berjalan dengan optimal,”ujar Dandim diakhir paparannya.  (hms/hky)

Berita Terkait