Thu,23 November 2017


Pekerjaan Jalan Raya Di Medan Terkesan Dikerjakan Asal - Asalan

Indofakta 2017-09-12 22:06:24 Daerah
Pekerjaan Jalan Raya Di Medan Terkesan Dikerjakan Asal - Asalan

Medan-Pembangunan infrastruktur jalan di Kota Medan sepertinya belum jauh dari keluhan. Kali ini, pembangunan jalan beton di Kota Medan dinilai sebagai proyek asal jadi. 

Banyak jalan yang tengah dibeton terkesan  asal jadi dan mem¬buat masyarakat tidak nya¬man melintasinya. Pengecoran jalan beton yang menyisakan jalan disampingnya dianggap membahayakan pengguna jalan.Demikian dikatakan Politisi muda Partai PDI Perjuangan Sandy Wu kepada wartawan di Medan, Selasa (12/9)

Sandy mencontohkan, jalan yang tengah dibeton seperti Jalan Mandala, Jalan Denai, Jalan Krakatau dan Jalan Cemara memiliki kondisi yang sangat memprihatikan. 

"Saya sering melintasi jalan tersebut. Kondisi jalan bergelombang dan sisi jalan yang curam sangat membahayakan pengguna jalan. Saya khawatir akan terjadi kecelakaan apabila dibiarkan lama-lama," tegasnya. 

Selain membahayakan pengguna jalan, lanjut Sandy, kondisi proyek jalan tersebut juga kerap mengakibatkan kemacetan panjang. 

"Saat saya melewati Jalan Denai yang tengah di cor beton, macetnya luar biasa. Karena pengendara hanya bisa melewati jalan-jalan samping yang belum di cor. Kenapa tidak sekalian cor semua? Pekerjaannya terkesan lamban. Ada apa ini?" ketusnya.

Sandy Wu mengutarakan bahwa, apabila proyek tersebut merupakan proyek pemerintah pusat, seharusnya Pemerintah Provinsi Sumut atau Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi turut mengawasi proyek jalan ini. Karena masih dilingkup provinsi yang dia pimpin. 

"Pak Gubernur Sumut harus bantu mengawasi. Jangan hanya diam aja. Kalau ada yang merugikan masyarakat, segera desak ke pusat. Jangan karena sudah dekat Pilkada 2018, jadi malah sibuk acara seremonial saja," ujarnya.

Selain itu, Sandy juga berharap proyek jalan beton di Kota Medan segera rampung. Menurutnya, proyek tersebut terkesan lamban dikerjakan. 

"Saya harap segera selesai, karena ini terkesan lamban. Kalau cepat selesai kan masyarakat akan nyaman melintasinya, karena akibat pengecoran beton itu, jalan yang biasanya gak macet, sekarang menjadi macet," ucap Wakil Sekretaris IPTI Sumut ini.  (Jos)
 

Berita Terkait