Fri,24 November 2017


Dispar Sleman Adakan Jelajah Wisata 2017

Indofakta 2017-09-11 18:05:47 Daerah
Dispar Sleman Adakan Jelajah Wisata 2017

SLEMAN -- Event Jelajah Wisata 2017 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman pada Minggu (10/9) di Lapangan Tritis, Turgo, Purwobinangun,  Pakem, Sleman, berlangsung semarak. Lebih dari seribu orang peserta mengikuti  kegiatan olahraga yang dipadukan dengan pariwisata atau sport tourism itu.

 

Dalam kegiatan bertema "Pesona Flora Lereng Merapi" ini, para peserta dimanjakan dengan keindahan flora seperti Anggrek vanda Tricolor, Dendroblum Mutabile dan aneka jenis bambu yang tumbuh di selatan lereng Merapi. 

 

Kepala Dinas pariwisata Kabupaten Sleman,  Sudarningsih, menjelaskan, dalam kegiatan itu peserta menempuh jarak 7 km yang menyusuri jalan setapak, sungai, perkampungan, dan sebagian area Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).  "Ada lima pos yang dilewati peserta," terang Sudarningsih, Senin (10/9), di kantornya, yang menambahkan start dimulai dari Lapangan Tritis, Sungai Boyong, Dusun Turgo, TNGM,  dan finish di lapangan Tritis.

 

Menurut Sudarningsih, peserta juga diwajibkan untuk memungut sampah kertas dan plastik di sepanjang jalur tracking, yang kemudian dikumpulkan dalam kantong plastik. "Kegiatan ini diharapkan dapat menggairahkan sektor wisata di Kabupaten Sleman, khususnya desa wisata dan TNGM, yang berada di selatan lereng Merapi," kata Sudarningsih.

 

Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MSi, yang mengikuti kegiatan tracking itu, menyambut baik terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, jelajah wisata merupakan kegiatan yang sangat positif. "Karena event pengenalan wisata Sleman dikemas dalam bentuk olahraga," tandas Sri Purnomo.

 

Selain menyehatkan, kegiatan ini juga dapat mengenalkan potensi wisata yang ada di Sleman. "Khususnya lereng Merapi dengan segala pesona keindahannya," kata Sri Purnomo, yang mengapresiasi inisiatif panitia penyelenggara, yang mengharuskan peserta memungut sampah di jalur tracking.  

 

Hal tersebut, menurut Sri Purnomo, sebagai salah satu langkah nyata untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bupati Slema  berharap, event jelajah wisata ke depan dapat terus diselenggarakan dengan lebih banyak melibatkan berbagai sektor pendukung pariwisata. (affan)

Berita Terkait