Sat,23 September 2017


Ditreskrimum Polda Sumut Berhasil Ringkus Pelaku Dan Bandar Judi Dadu

Indofakta 2017-09-04 22:21:27 Hukum / Kriminal
Ditreskrimum Polda Sumut Berhasil Ringkus Pelaku Dan Bandar Judi Dadu

Medan - Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, meringkus 22 pemain dan bandar judi dadu di lokasi Pasar Malam Gudang Anjar-anjari Jalan Simpang Gunung Desa Pergendengan Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Tanah Karo pada Jumat (1/9) pagi. Dari 22 orang yang diamankan, polisi akhirnya menetapkan 10 orang sebagai tersangka.

Ke 10 tersangka tersebut masing-masing, Samson alias Macem Sinuraya (40), Jefri Sinuraya (35), Usdek Bangun (56), Nara Siska Tarigan (28), Dul Rahman alias Ujang (19), Saprijal Sitepu (19), Adrinus Paranginangin (34), Alpin Sejahtera Tarigan (18), Setia Darma Sebayang (23), dan Soni Franzella Pinem (23).

“Hanya 10 ditetapkan tersangka. Dua belas lagi dipulangkan karena setelah kami periksa mereka tidak terlibat,” ungkap Direktur Kriminal Umum Poldasu, Kombes Pol Nurfallah didampingi Wadir AKBP Maruli Siahaan, Senin (4/9) sore.

Lebih jauh Nurfallah mengatakan, para pelaku ditangkap saat sedang asyik bermain judi dadu goncang. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa seperangkat alat judi dadu goncang dan uang tunai Rp63 juta.

Nurfallah mengatakan, judi tersebut sudah berjalan selama 2 bulan dan meresahkan masyarakat. Bandar judi tersebut inisial S, warga Karo, mengakui kalau omzet perhari yang didulangnya dari judi itu sekitar Rp100 juta sampai Rp150 juta.

Selain menangkap bandar, polisi juga mengamankan para pemain dan cheker.
“UB sebagai tukang goyang dadu sedangkan AF, P, A, D dan S sebagai pemain, sementara R dan NT sebagai checker dan J sebagai penyelenggara judi,” terang Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu.

Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw mengimbau masyarakat agar melaporkan kalau ada informasi perjudian maupun narkoba langsung ke nomor pribadinya, 08114899963 atau 0811496251.

“Baru kemarin masyarakat Karo melaporkan kasus judi. Kami sita barang bukti uang 63 juta dengan belasan pelaku kami tangkap. Mungkin selama ini, mereka sudah lapor ke Polsek maupun Polres, tapi belum direspon. Ya, mungkin karena polisi sibuk. Kapolda langsung jawab. Solusinya, Kapolda turunkan tim. Dan berhasil,” pungkasnya.(Jos)
 

Berita Terkait