Sat,23 September 2017


Ngarumat Jagat Mengenang 2 Tahun Tergenangnya Kawasan Jatigede

Indofakta 2017-08-31 15:53:12 Serba Serbi
Ngarumat Jagat Mengenang 2 Tahun Tergenangnya Kawasan Jatigede

SUMEDANG -- Ratusan warga berkumpul menyaksikan acara Ngarumat Jagat yang masih merupakan salah satu rangkaian kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72, diselenggarakan di lingkungan genangan Jatigede yang tepatnya berlokasi di Desa Darmajaya Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang, Kamis (31/8) 

Dalam acara Ngarumat Jagat ini dihadiri oleh Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, Kepala Dinas Pariwisata, kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Para Camat beserta Unsur Muspika, Para Kepala Desa Se-Kecamatan Darmaraja, Tokoh Masyarakat, Serta anggota Paguyuban Penggerak Budaya dan Pariwisata Jatigede (PPBP). 

Disampaikan Suna Wijaya selaku Ketua Panitia Penyelenggara,  acara Ngarumat Jagat yang dilaksanakannya tersebut selain dalam rangka Peringatan HUT RI Ke 72, juga untuk mengenang 2 tahun tergenangnya kawasan Jatigede menjadi Waduk Jatigede. Acara tersebut Juga dilaksanakan guna melestarikan budaya yang sudah ada dan juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. 

“Ngarumat jagat merupakan salah satu tradisi masyarakat sunda khususnya di Darmaraja yang memiliki nilai diantaranya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allat SWT, sebagai upaya menjaga dan melestarikan alam, sebagai wadah untuk bersilaturahmi, dan sebagai nilai gotong royong. Kita juga berharap, melalui kegiatan semacam ini ke depannya dapat memunculkan potensi-potensi penduduk lokal yang bernilai ekonomi serta dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Insya Allah Ngarumat Jagat ini juga akan dijadikan sebagai event tahunan,”ungkapnya.

Salah seorang budayawan Sumedang,Tatang Sobana yang juga salah seorang panitia acara ngarumat jagat turut menyebutkan bahwa acara yang diselenggarakan tersebut juga masih merupakan salah satu rangkaian Kegiatan Festival Jatigede yang sudah dilaksanakan sejak bulan April Lalu,  dan merupakan acara penutup pada acara Festival Jatigede yang judul besarnya disebut sebagai Gelar Tradisi yang kemudian dirangkaikan ke dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Sumedang ke 439. 

“Khusus Warga masyarakat jatigede, mari sama-sama kita jadikan hal ini sebagai berkah bersama. Dan untuk masyarakat sumedang, para birokrat, politisi dan lainnya, mari sama-sama kita jadikan kawasan jatigede sebagai kawasan destinasi wisata unggulan Kabupaten Sumedang yang dapat membawa kesejahteraan dan dapat mencapai Sumedang Senyum Manis,” kata Tatang.

Sementara itu, Bupati Eka pada saat kedatangan dirinya di lokasi acara tampak disambut secara antusias oleh warga masyarakat Darmaraja, salah satu nya Eka disuguhi dengan penampilan upacara adat Angklung buncis dan Pagelaran Seni Koromong Eyang Jangel yang merupakan perpaduan antara tradisi buhun dan seni kreasi bekerja sama dengan karang taruna dan masyarakat adat darmaraja. 

Eka pun pada saat memberikan sambutannya mengungkapkan apresiasinya terhadap acara ngarumat jagat yang diikutinya saat itu. Dirinya berharap, acara yang nantinya akan diadakan setahun sekali ini dapat terus dilestarikan.

“Acara ngarumat jagat ini kiranya dapat djadikan sebagai salah satu manifestasi rasa syukur kita kepada Allah SWT. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat memberikan kemakmuran bagi masyarakat”, tukasnya

Tradisi Ngarumat Jagat ini, lanjut Eka, diharapkan pula dapat menjadi aset bagi masyarakat sekitar. “Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam beberapa waktu ke depan insya Allah akan menjadikan kawasan Jatigede ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus yang tidak hanya bertaraf Nasional saja, namun bertaraf Internasional. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu ke depan Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat segera melaksanakan Program Kawasan Ekonomi Khusus ini, sehingga dapat lebih membangun dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sumedang, khususnya bagi masyarakat area tergenang, “tutup Eka.(hms/sgt)

Berita Terkait