Wed,20 September 2017


Kunjungan Balasan Mahasiswa UUM ke FH UAD Yogyakarta

Indofakta 2017-08-25 15:17:40 Edukasi
Kunjungan Balasan Mahasiswa UUM ke FH UAD Yogyakarta

YOGYAKARTA -- Dalam rangka menguatkan kerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, 28 mahasiswa dan 1 dosen pendamping Fakultas Hukum Universitas Utara Malaysia (UUM) mengadakan kunjungan balasan diterima Dekan FH UAD, Rahmat Muhajir Nugroho, SH, MH, di ruang sidang Kampus 2 Jl Pramuka, Sidikan, Umbulharjo, Yogyakarta, Jum'at (25/8).

 

Pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Hukum UAD, Rahmat Muhajir Nugroho, menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan balasan Universitas Utara Malaysia.

 

"Semoga hal ini lebih baik lagi ke arah pengembangan akademik dan sumber daya manusia," kata Rahmat yang berharap agar silaturahmi tetap terus terjaga dan lebih baik lagi.

 

Pada kesempatan itu, dilaksanakan public discussion Between Faculty of Law Universitas Ahmad Dahlan (UAD) and School of Law Universiti Utara Malaysia (UUM) on Indonesia's Judicial System dengan pembicara Wita Setyaningrum, SH, LLM dipandu Fauzan Muhammadi, Lc, LLM.

 

Dikatakan Rahmat, kunjungan balasan itu setelah Herman Peta Permadi dan Auliya Lathifathul Wadiah, keduanya mahasiswa Prodi Hukum FH UAD, mengikuti program transfer kredit selama satu semester sejak 27 Agustus 2016 hingga Maret 2017.

 

"Selain juga program seminar bersama dan pengiriman dosen tamu," jelas Rahmat Muhajir Nugroho, yang menerangkan hal itu merupakan salah satu bentuk realisasi MoU antara UAD dan UUM dan upaya untuk meningkatkan kualitas sebagai perguruan tinggi berkelas internasional.

 

Tepatnya pada 23-24 September 2017, Dekan FH UAD Yogyakarta bersama rombongan sebanyak 10 orang akan berkunjung ke UUM untuk ikuti internasional conference.

 

Di sisi lain, seperti disampaikan Menurut Mohammad Firdaus dari UUM, hubungan itu sudah sangat erat dan dekat setelah menjalin hubungan internasional sejak tahun 2011. 

 

Kerjasama dilanjutkan tahun 2015 dengan hadirnya Prof Madya Dr Nuarrual Hilal MD Dahlan (Presiden Persatuan Staf Akademik UUM) datang ke UAD untuk berikan kuliah umum tentang pembiayaan perumahan Islam bay bithaman al-ajil konsep, isu dan pelaksanaan di Malaysia. Selain itu, Dosen FH UAD terdiri dari Norma Sari, SH, MHum dan Suryadi, SH, MHum juga berkunjung ke UUM.

 

Ditambahkan Mohammad Firdaus, setelah kunjungi FH UAD Yogyakarta, rombongan juga berkunjung ke Pengadilan Negeri Yogyakarta dan Candi Borobudur. "Ke depan semoga kerjasama ini semakin erat dan baik," kata Mohammad Firdaus.

 

Apa yang disampaikan amohammad Firdaus disambut baik Hendri Irwansyah Bakri dari BEM FH UAD, yang mengatakan kegiatan itu bisa mempererat tali silaturahmi. 

 

Di akhir acara, Wita Setyaningrum sampaikan "Judicial System of Indonesia" atau sistem peradilan di Indonesia. "Dalam menjalankan keadilan kita tidak boleh melihat siapa mereka dan apa pun juga," tandas Wita yang juga sampaikan potret hukum di Indonesia.

 

Menurut Wita, hakim ketika menjalankan tugas diberikan kebebasan untuk menjalankan fungsinya. "Dan, kekuasaan kehakiman bebas dari segala tekanan dan harus independen berdasar Pancasila," kata Wita.

 

Kebebasan, bagi Wita, dibatasi oleh konstitusi UUD 1945. "Karena itu merupakan nilai-nilai dasar bangsa," tandas Wita yang menambahkan menjadi penegak hukum tidak jauh dari intervensi. 

 

Hakim tugasnya sangat luar biasa berat dan dibatasi norma hukum. Untuk itu, nilai-nilai keadilan harus digali di dalam masyarakat. Makanya, proses persidangan minimal harus ada tiga hakim yang keputusannya harus sama agar nilai-nilai keadilan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan negara. (affan)

Berita Terkait