Fri,24 November 2017


Sosialisasi TP4 Diharapkan Bisa Membuat Para Kepala Desa Lebih Berani

Indofakta 2017-08-24 13:57:17 Politik
Sosialisasi TP4 Diharapkan Bisa Membuat Para Kepala Desa Lebih Berani

SUMEDANG - Sebanyak 270 orang kepala desa Se-Kabupaten Sumedang menghadiri kegiatan Sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang bersama-sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kab. Sumedang yang diselenggarakan di Gedung Negara, Kamis (24/8).

 

Kegiatan sosialisasi dibuka secara langsung oleh Sekda Kab. Sumedang, Drs. H. Zaenal Alimin, MM, serta dihadiri oleh Asisten Intel Kejati, Hutama Wisnu, SH, MH, Kajari Kab. Sumedang, Wargo, SH, unsur SKPD, para Kabag, camat, lurah, dan undangan terkait lainnya. 

 

Disampaikan Wargo, Sosialisasi TP4 dilaksanakan serempak diseluruh Indonesia. Menurutnya, hal tersebut bertujuan agar setiap desa yang ada di Indonesia melaksanakan pembangunan secara merata tentunya dengan kajari sebagai sarana untuk mengawal dan mengamankan agar terlaksananya pembangunan di tingkat kabupaten, kecamatan termasuk di desa.

 

“Terkait dengan Dana Desa yang semakin tahun semakin meningkat, dari 45 Trilyun pada tahun 2015 kemudian 60 Trilyun di tahun 2016 dan meningkat menjadi 70 Trilyun di tahun 2017, kejaksaan hadir sebagai pengawal dan pengaman untuk mencegah munculnya tindak pidana korupsi,”kata Wargo.

 

Disampaikan Kajari Wargo yang perhari ini resmi menjabat di Kejari Sumedang, masing-masing camat di tiap kecamatan berkewajiban menjadi alat kontrol yang terdekat dengan pemerintah desa untuk  bisa membimbing dan mengawasi Dana desa yang diterima. Dikatakan Wargo lebih lanjut, pembinaan dan sosialisasi diharapkan bisa dilaksanakan demi perbaikan pemerintah dan kemakmuran masyarakat. ‘’Kejari dalam kesempatan ini bertugas mengawasi pembangunan dengan penggunaan Dana Desa semaksimal mungkin untuk kemajuan dan kemakmuran desa,”ungkapnya.

 

Senada dengan Wargo, Hutama Wisnu dalam kesempatan tersebut menyampaikan prioritas program terkait instruksi dari Pemerintah Pusat mengenai program Dana Desa bertujuan untuk mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat. “Dengan adanya Dana Desa diharapkan kesejahteraan desa dan juga ekonomi masyarakat desa menjadi prioritas utama,” tutur Hutama.

 

Sementara itu Sekda Zaenal dalam sambutannya menyampaikan momentum Sosialisasi tersebut merupakan kegiatan yang baik, pasalnya sosialisasi dana desa dan TP4D  dapat menambah pengetahuan, wawasan dan kepercayaan diri bagi para Kepala Desa dalam melaksanakan Tupoksinya secara penuh tanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. 

 

“Desa adalah pemerintahan terbawah yang dipimpin oleh seorang kepala desa dan sifatnya otonom. Otonomi desa itu bukan berarti ada negara di dalam negara, tetap dalam kerangka kesatuan negara Republik Indonesia. Artinya, desa-desa yang ada di Kabupaten Sumedang tidak bisa berdiri sendiri melepaskan dari Pemerintah Kab. Sumedang yang perangkat terbawahnya adalah camat. Oleh karena itu Maju mundurnya desa, akan sangat tergantung kepada kemampuan dan kepiawaian para kepala desa dalam mengelola desa tentunya dengan camat sebagai pembinanya.”ungkap sekda.

 

Dengan mengikuti sosialisasi tersebut, dikatakan Sekda Zaenal diharapkan bisa menambah semangat dan keberanian para kepala desa untuk tampil. “Berani karena benar, bukan berani untuk melakukan kesalahan. Menjadi pemimpin dituntut agar kita mampu mengelola permasalahan dan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah. Sekecil apapun permasalahan yang dihadapi jangan dibiasakan dibiarkan berceceran, harus cepat ada tindakan dan solusi untuk menyelesaikannya,’’papar Zaenal.

 

Lebih lanjut dituturkan Zaenal, Dana desa merupakan salah satu pendapatan desa disamping pendapatan asli desa, alokasi dana desa, dana bagi hasil retribusi daerah serta dana bagi hasil pajak daerah dan juga bantuan keuangan kepada desa. “Jadi banyak hal dan administrasi yang harus kita penuhi. Dengan adanya hal tersebut perlu adanya peningkatan kualitas SDM pada aparatur desa, oleh karena itu, manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, agar kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, jujur, sukses tanpa ekses,”tutup Zaenal. (hms/sgt)

Berita Terkait