Sat,23 September 2017


Operasi Antik Toba Res Narkoba Poldasu Berhasilkan Ungkap Kasus Narkotik Jenis Shabu

Indofakta 2017-08-22 23:38:12 Hukum / Kriminal
Operasi Antik Toba Res Narkoba Poldasu Berhasilkan Ungkap Kasus Narkotik Jenis Shabu

Medan-Kabid Humas Polda Sumut Kombespol Rina Ginting didampingi  Dirres Narkoba Polda Sumut  Kombespol Drs. Hendrik marpaung, Karumkit TK II Medan Kombespol dr. Nyoman Eddi , AKBP Zulni Erma, para Kasubdit Ditres Narkoba Polda Sumut, melaksanakan Press Release di hadapan awak media.

Bertempat di depan Ruang Jenazah Rumkit Bhayangkara Tk. II Medan , Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut dalam operasi "Antik Toba" 2017berhasil mengungkap kasus narkotika jaringan internasional golongan I jenis shabu seberat 2000 gram (2 kg).Selasa(22/8)

Kabid Humas Polda Sumut menyampaikan bahwa komitmen Polda Sumatera Utara dalam pengungkapan kasus  Narkoba tidak akan pernah mundur, khususnya bandar yang terkait jaringan internasional yang berusaha melawan petugas atau berusaha melarikan diri.Polda Sumut tidak akan ragu2 melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan langkah mereka.

“Para bandar tidak pernah berpikir dampak perbuatan mereka merusak masa depan generasi bangsa Indonesia ini, mereka hanya berpikir bagaimana memperoleh uang dari bisnis haram tersebut. Oleh sebab itu mohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera utara untuk berperan serta dalam upaya upaya pencegahan serta memberikan informasi kepada pihak Kepolisian” kata Rina. 

Pola yang dilakukan Polisi saat ini sama seperti sebelumnya yaitu undercover buy. Para Tersangka ditangkap pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2017 di wilayah Sunggal Medan. "barang bukti ini berasal dari Malaysia yang masuk melalui Aceh yang nantinya akan didistribusikan oleh para tersangka ke Aceh, Medan dan Palembang", ujar Hendrik.

Dari hasil penangkapan tersebut disita barang bukti berupa 2 (Dua) bungkus teh Cina warna kuning berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 2 (Dua) Kilogram / 2.000 (Dua Ribu) Gram, 6 (enam) buah HP serta 1 (satu) buah mobil Pajero Sport warna hitam.

Pelaku yang berhasil diamankan:
1. Raja Mangaliat Hutapea alias Pak Jess
2. Anton Sopian alias Adi
3. Riki Rezeki alias Crup
4. Tarmizi M. Yusuf alias Faisal (meninggal dunia) akibat melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan dan tembakan peringatan petugas tidak diindahkan oleh tersangka sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

Hendrik menjelaskan para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subs. Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman Pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit  Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).(Josua)
 

Berita Terkait