Sat,23 September 2017


Merasa Dirugikan, Pamriadi laporkan Postingan Teteh Khoerudin

Indofakta 2017-08-19 21:05:08 Politik
Merasa Dirugikan, Pamriadi laporkan Postingan Teteh Khoerudin

CIMAHI - Merasa dirugikan dengan postingan Facebook yang bernama Teteh Khoerudin, Bakal Calon (Balon) Bupati Bandung Barat dari PDIP Perjuangan, Pamriadi melaporkan postingan tersebut ke Polresta cimahi. 


Pamriadi mendatangi Mapolres cimahi, Jln. Amir Machmud, Sabtu ( 19/8/2017), tidak sendirian tapi ditemani Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bandung Barat, Tuti Turimayanti serta sejumlah pendukungnya.


Pam, sapaan akrab Pamriadi merasa di fitnah dengan postingan akun facebook atas nama Tete Khoerudin, yang diunggah pada 18 Agustus 2017.


Dalam postingannya itu, Tate Khoerudin menuliskan bahwa Pamriadi merupakan biang perpecahan di kubu internal DPC PDIP Bandung Barat.


Selain itu, Tete juga mengimbau masyarakat Bandung Barat agar mencabut baligo yang memasang gambar Pamriadi.


Dikatakan Pamriadi, pihaknya sebagai kader PDIP yang sudah resmi mendaftar sebagai bakal calon Bupati Bandung Barat ini merasa dirugikan dengan postingan Tate.


"Meskipun dalam postingannya tidak menyebut nama saya secara langsung, tapi dalam fotonya itu ditampilkan itu baligo saya,  kolom komentarnya juga nama saya disebut sebagai orang yang menyetir PDIP," ujar Pamriadi, saat ditemui usai melapor di Polres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, Sabtu (18/7/2017).


Pamriadi mengaku tidak memiliki masalah apapun dengan Tate, ia pun tidak tahu apa maksud dari Tate Khoerudin.


"Saya kenal siapa Tate, tapi tidak begitu dekat. Biar nanti Polisi saja yang menanyakan apa maksud dari postingannya di media sosial itu," katanya. 


Kini, Pamriadi menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Ia pun berharap ada itikad baik dari Tate untuk datang dan menjelaskan apa maksudnya. 


"Kalau ada itikad baik tentu saya akan memaafkan, tapi kalau tidak ada biar diproses hukum saja," ucapnya.

 

Di tempat sama, Tuti Turimayanti, Sekertaris DPC PDIP Bandung Barat menambahkan, pihaknya meminta agar masyarakat dan semua kader PDIP tidak berbuat gaduh dengan melakukan tindakan tidak terpuji.


"Pamriadi sudah terdaftar sebagai bakal calon PDIP bersama sejumlah kader lain. Mereka juga diberikan hak oleh partai untuk melakukan sosialisasi baik dengan tatap muka maupun pemasangan baligo," ujat Tuti. (saeful)

Berita Terkait