Sat,23 September 2017


POLDA SUMBAR MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOBA

Indofakta 2017-08-15 21:31:49 Hukum / Kriminal
POLDA SUMBAR MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOBA

PADANG - Kepolisian Daeah (Polda) Sumatera Barat memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 133,32 kg hasil pengungkapan kasus yang dilakukan di wilayah itu dalam satu bulan terakhir.

       

Selain menusnahkan barang bukti ganja juga memusnahkan barang bukti lain berupa shabu- sabu seberat 297,66 gram kemudian sebanyak 75 butir pil ekstasi, Rabu (15/8).

       

"Pemusnahan barang bukti berupa ganja dilakukan dengan cara di bakar dalam drum//Sedangkan shabu-sabu dan pil ekstasi dilakukan dengan cara di blender//Sebelum dilakukan pemusnahan sudah terlebih dahulu dilakukan penetapan persetujuan pemusnahan barang bukti dari pengadilan,"kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal di Padang.

       

Ia menjelaskan, barang bukti itu dimusnahkan tersebut diungkap oleh Ditnarkoba Polda Sumbar, Polresta Padang, Polres Kota Pariaman, Polres Padang Pariaman, Polres Pasaman Barat dan Polres Pasaman.

       

"Pengungkapan kasus ini merupakan keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polda Sumbar,"ungkapnya.

       

Polda dan BNNP Sumbar akan terus bersinergi melakukan pencegahan dan penggrebekan pengedar, pemakai, dan bandar narkoba di wilayah Sumatra Barat//Pengungkapan kasus narkoba di Sumbar berdasarkan data meningkat setiap tahun.

       

Pada tahun 2015 diungkap sebanyak 635 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 815 orang//Sedangkan tahun 2016 sebanyak 824 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 1.110 orang//Hingga bula Juli 2017 telah diungkap sebanyak 552 kasus narkoba dengan tersangka sebanyak 675 orang.

 

 "Pengungkapan ini akan terus dilakukan jajaran Polda sampai nanti tidak ada lagi narkoba ditemukan di Sumbar,"tegas Fakharizal.

    

Sementara itu Kepala BNNP Sumbar,Brigjen Pol Syamsul Bahri menyatakan, berdasarkan data BNNP Sumbar mencatat pada tahun 2015 sebnyak 63.352 orang sebagai pengguna narkoba.

    

"Sedangkan untuk Indonesia tercatat sebanyak 5,2 juta jiwa masyarakat Indonesia menggunakan narkoba. Sebanyak 10 hingga 15 orang meninggal setiap harinya karena narkoba,"katanya.

     

Ia menjelaskan,data tersebut terlihat semakin memprihatinkan sehingga harus ada langkah bersama untuk memerangi narkoba.

       

"Kami ajak masyarakat apabila menemukan hal yang mencurigakan silahkan lapor kepada pihak kepolisian atau BNNP Sumbar,"ungkapnya.

       

Dalam pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan sehingga wilayah ini terbebas dari narkoba.

      

"Seluruh pihak agar terlibat langsung dalam memerangi narkoba paling tidak mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga,"imbuh Syamsul.(DERIZON)

 

Berita Terkait