Fri,24 November 2017


Sekda Menerima Kunjungan Staff Ahli Kementerian Hukum dan HAM RI

Indofakta 2017-08-10 16:07:31 Politik
Sekda Menerima Kunjungan Staff Ahli Kementerian Hukum dan HAM RI

SUMEDANG - Sekretaris Daerah  H. Zaenal Alimin menerima kunjungan dari Staff Ahli Kementerian Hukum dan HAM RI dalam rangka pemantauan target kinerja Kanwil (Kantor Wilayah)  Kemenhukham  (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) Republik Indonesia terkait pendaftaran indikasi geografis di Kabupaten Sumedang tahun 2017 yang  bertempat di Ruang Cakrabuana kamis (10/8).  

 

Acara tersebut dihadiri  Staff Ahli Menteri Bidang Ekonomi  pada Kementerian Hukum dan HAM RI beserta  jajaran, para kepala SKPD, pejabat di lingkungan Setda Kabupaten Sumedang, Pengurus ASAGUCI (Pengurus Asosiasi Agribisnis Ubi Cilmbu), pengurus ANISA (Asosiasi Petani Sawo), Pengurus MPIG (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis) tembakau Sumedang, serta hadirin tamu undangan lainnya.


Sekda Sumedang H.Zaenal alimin dalam sambutannya menyampaikan dalam visi pembangunan jangka menengah Daerah Pemerintah Kabupaten Sumedang, yakni pada tahun 2018 Sumedang Senyum Manis ( Sejahtera, Nyunda, Maju, Mandiri dan Agamis), dan misi keempat yaitu mengembangkan perekonomian yang berdaya saing dan berkeadilan, serta memberdayakan perekonomian dan melindungi kelompok usaha kecil dan menengah. melalui pendekatan agrobisnis dengan menekan pada upaya pemberdayaan masyarakat bidang pertanian akan terus diupayakan untuk lebih mendorong aktifitas perekonomian daerah dalam rangka pembangunan berkelanjutan. 


Dikatakan lebih lanjut oleh sekda, sesuai dengan peraturan Pemerintah Republik Indonesia no.51 Tahun 2017 tentang indikasi geografis dan Undang Undang No.20 Tahun 2016 tentang merk dan indikasi geografis untuk memberikan perlindungan dan menjamin kepastian hukum atas produk unggulan pertanian, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama-sama dengan beberapa asosiasi petani di Kabupaten Sumedang telah mengajukan permohonan pendaftaran hak kekayaan intelektual indikasi geografis.  

 

Melalui berbagai tahapan dan melengkapi berbagai persyaratan yang menjadi dasar diberikannya perlindungan indikasi geografis, alhamdulillah beberapa produk unggulan kami telah mendapatkan sertifikat indikasi geografis diantaranya, ubi cilembu, sawo sukatali, tembakau mole dan tembakau hitam.

 

Dengan adanya kegiatan ini tentunya kami menyambut baik kunjungan dari Staff Ahli Kementrian Hukum dan HAM  RI serta dapat memberikan pencerahan mengenai prosedur indikasi geografis yang secara khusus bertujuan untuk memahami peran aktif  kantor  wilayah dalam mencapai target kinerja pendaftaran geografis di wilayah Sumedang, Ujarnya. 


Staf f Ahli Menteri Bidang Ekonomi Kementerian Hukum dan HAM RI Dr.Asep Kurnia SH. MM dalam sambutannya menyampaikan Jawa Barat termasuk salah satu daerah yang cukup banyak mendaftarkan indikasi geografis di seluruh Indonesia. Jawa Barat mendaftarkan 7 produk unggulan yaitu teh java priangan, kopi arabika java priangan, beras pandan wangi Cianjur dan empat diantaranya dari Kabupaten Sumedang yakni tembakau hitam dan tembakau mole yang didaftarkan pada tanggal 25 April 2011, ubi cilembu didaftarkan pada tanggal 24 April 2013, dan sawo Sukatali 14 Desember 2016.

 

Produk unggulan perlu kita lindungi dan perlu kita tingkatkan karena Jawa Barat ini sebagai penyangga Jakarta, jika kita bisa melindungi juga bisa mengembangkan produk unggulan kita, maka ini dapat memberikan kontribusi pada perekonomian yang ada di daerahnya Ujarnya.


Sebagai tambahan, Tujuan diadakannya evaluasi pendaftaran geografis yang mana Sumedang sudah mempunyai sertifikat indikasi geografis dari Kementerian. Untuk meningkatkan perlindungan hukum dan perekonomian hukum yang ada sehingga akhirnya juga dapat memantau permasalahan apa saja yang muncul setelah indikasi geografis tersebut disahkan. (hms/sgt)

 

Berita Terkait