Fri,24 November 2017


Komisi II DPRD Jabar Tinjau Masalah Garam

Indofakta 2017-08-04 17:52:58 Politik
Komisi II DPRD Jabar Tinjau Masalah Garam

JABAR - Komisi II DPRD Jabar, merespon gejolak masalah garam yang akhir-akhir ini mengalami persoalan diantaranya naiknya harga garam di beberapa lokasi. Untuk merespon hal tersebut, Komisi II DPRD Jabar meninjau kondisi petambak garam.

 

Hal ini, dipaparkan anggota Komisi II DPRD Jabar, R. Yunandar Eka Prawira dalam keterangannya kepada indofakta, Jum'at (4/8).

 

Yunandar, lebih lanjut memaparkan ada beberapa lokasi yang ditinjau yaitu petambak garam di Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Di kedua lokasi tersebut, harga garam naik di petambak 10 kali lipat masing-masing, di Kabupaten Indramayu dari Rp.400,- per Kg menjadi Rp.4.000,- per Kg serta di Kabupaten Cirebon dari Rp.200,- per Kg menjadi Rp.2.000,- per Kg.

 

kenaikan ini ada sisi positif, karena keuntungan dapat dinikmati oleh para petambak. Namun, dari sisi penggunaan garam karena lebih banyak digunakan untuk industri justru akan mengganggu kelangsungan industri seperti industi kuliner.

 

Dengan kondisi itu, Pemprov, Jabar diminta membuat solusi. Adapun solusi yang disiapkan adalah penggunaan teknologi yang bisa digunakan di semua musim.

 

Solusi berikutnya, Pemprov. Jabar membuat gudang yang bisa menampung stok barang . Dengan kehadiran gudang ini, juga dapat menjadi solusi agar stok garam dapat tetap terjaga baik dari sisi stok maupun stabilisasi harga.

 

Untuk menyiapkan gudang, ujar Yunandar Pemprov. Jabar bisa mengalokasikan dana melalui bantuan keuangan ke Kabupaten/Kota. (nur)

 

Berita Terkait