Sat,23 September 2017


UMY Terjunkan Mahasiswa KKN di 86 Desa

Indofakta 2017-08-01 15:48:54 Edukasi
UMY Terjunkan Mahasiswa KKN di 86 Desa

YOGYAKARTA - Sebanyak 2.999 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik periode 2016-2017. Mereka dilepas pada Selasa (1/8) di Sportorium Kampus Terpadu UMY.

 

Peserta KKN bertajuk “Melayani Sesama, Mewujudkan Masyarakat Berdaya” itu dilepas Dr. Sukamta, ST, MT, IPM, Wakil Rektor UMY Bidang Akademik, ditandai dengan pemukulan gong.

 

Mahasiswa yang diterjunkan tersebut akan disebar ke 86 desa dari total 43 kecamatan, 9 kabupaten dan kota di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jumlah mahasiswa KKN yang diterjunkan kali ini merupakan yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. 

 

Menurut Dr. Sukamta, mahasiswa yang akan mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan KKN ini harus bisa mengetahui kondisi masyarakat. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa KKN setelah terjun ke masyarakat," kata Sukamta.

 

Hal itu adalah cara berkomunikasi dengan baik, mengaplikasikan ilmu sesuai dengan bidangnya masing-masing, bertindak profesional serta mengerti dengan keadaan masyarakat. "Program kerja yang telah disusun harus dilakukan secara optimal," tandas Sukamta.

 

Hal serupa juga disampaikan Kepala Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY, Dr. Ir. Gatot Supangkat, MP, yang menyampaikan mahasiwa yang menjalani KKN harus melakukan pengembangan individu, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan institusi.

 

Menurut Gatot, kegiatan KKN merupakan salah satu bentuk implementasi dari catur darma perguruan tinggi, yakni pengabdian terhadap masyarakat. "Sehingga kegiatan ini akan menjadi pintu dakwah UMY khususnya Muhammadiyah untuk berkontribusi secara optimal kepada masyarakat,” ujar Gatot.

 

Dra. Sri Mulyani, M,Si, selaku Kepala Bidang Sosial dan Budaya Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) DIY, menyampaikan, beberapa wilayah di DIY masih banyak masyarakat yang berada dalam kondisi prasejahtera. “Maka saya menekankan kepada mahasiswa yang akan KKN untuk komunikasi dengan pemerintah setempat," kata Sri Mulyani yang menambahkan pengurangan kemiskinan menjadi fokus utama Bappeda DIY.

 

Kegiatan KKN UMY diharapkan bisa menjadi salah satu bagian dari pengurangan kemiskinan, baik dengan pengembangan ekonomi masyarakat atau pemberdayaan.

 

Dikatakan Lurah Desa Dlingo Bantul, Bahrun Wardoyo, KKN UMY ini merupakan ajang untuk mengabdi kepada bangsa serta menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Selain menerjunkan 2.999 mahasiswa KKN tematik, tahun ini UMY juga menerjukan 278 mahasiswa untuk melakukan kegiatan KKN Mubaligh Hijrah terdiri dari KKN di wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T) 148 mahasiwa dan hibah dikti diikuti 35 mahasiswa. (Affan)

Berita Terkait