Fri,24 November 2017


Peserta Tour de Merapi Tembus 1.400 Orang

Indofakta 2017-07-30 12:58:34 Nasional
Peserta Tour de Merapi Tembus 1.400 Orang

SLEMAN - Antusiasme masyarakat  pada event touring "Tour de Merapi" 2017 yang dilaksanakan pada Minggu (30/7/2017) sangat tinggi. 

 

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih, menyampaikan, target awal pelaksanaan event yangmengambil tema "Ayo ke Desa Wisata Sleman" ini adalah 500 motor atau 1.000 orang. Namun, pada pelaksanaannya, tercatat 708 motor atau 1.416 orang ikut memeriahkan acara itu.

 

Kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan potensi obyek dan daya tarik wisata di Sleman itu terbilang cukup sukses. Antusias peserta tidak hanya dari Sleman saja, namun masyarakat umum maupun komunitas penggemar sepeda motor dari luar DIY juga turut berpartisipasi dalam event ini.

 

Adapun rute Tour de Merapi ini menempuh jarak kurang dari 100 km yang terbagi menjadi 5 pos. Rute yang dilalui adalah: Lapangan Pemda Sleman-perempatan Denggung-Jl. Gito-Gati-Kamdanen-Merapi View-Gandok-Bakungan-Jogja Bay- Stadion Maguwo-Tajem-Kadisoko-Perumahan Purwomartani-Kalimati-Kalasan (Pos 1)-Prambanan-Bokoharjo-rumah Dome (Pos 2)-Lava Bantal-Berbah-Jl. Solo-Bandara Adisutjipto-UPN-Terminal Jombor-Ketingan (Pos 3)-Desa Jethak II (Pos 4)-Cibuk Kidul-Pundong-Seyegan-Pasar Ngino-Tempel-Trumpon-Tlatar (Pos Kuis)-Nganggring (pos isian survey)-Girikerto-Pancoh (Pos 5)-Boyong-Gardu Pandang Boyong dan finish di Tlogo Putri, Kaliurang, Sleman.

Event ini sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, baik ke desa wisata maupun obyek wisata yang lain, dengan mengajak semua pihak untuk lebih mengenal potensi wisata yang ada di Sleman.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata Sleman serta dinas terkait senantiasa berupaya untuk mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Sleman. "Salah satunya melalui event Tour de Merapi ini," tandas Sri Muslimatun.

Menurut Sri Muslimatun, desa wisata sebagai salah satu produk unggulan daerah terus dikembangkan dan dikelola. "Agar keberadaannya dapat optimal dalam memberdayakan masyarakat sekitar sekaligus memiliki nilai jual sebagai objek wisata," papar Sri Muslimatun.

Diharapkan, Tour de Merapi dapat semakin meningkatkan kegiatan pariwisata di Sleman dan DIY pada umumnya. Terutama untuk menikmati keindahan potensi wisata  yang ada di Sleman. (Affan)

 

 

Berita Terkait