Sat,23 September 2017


Asprodikbio Adakan Workshop Pengelolaan Jurnal

Indofakta 2017-07-29 15:06:41 Edukasi
Asprodikbio Adakan Workshop Pengelolaan Jurnal

YOGYAKARTA – Mendukung pemerintah terhadap pencapaian peningkatan kualitas pendidikan, Asosiasi Program Pendidikan Biologi (Asprodikbio) Pendidikan Tinggi Muhammadiyah (PTM) adakan workshop pengelolaan jurnal Prodi Pendidikan Biologi PTM menuju terindek scopus dari Kemenristek Dikti RI dengan narasumber Andri Pranolo, S.Kom, M.Cs dipandu Much. Fuad Syarifuddin, M.Pd.

Sebelumnya, Asosiasi Program Pendidikan Biologi Pendidikan Tinggi Muhammadiyah menyusun profil asosiasi yang berisi capaian pembelajaran dan profil asosiasi serta lulusan program studi, kemampuan SDM, sarana dan prasarana serta jalinan kerjasama.

“Kemajuan dan kemunduran suatu bangsa sangat bergantung pada keberhasilan penyenggaraan pendidikannya,” tandas Dr Trikinasih Handayani, MSi, Dekan FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu (29/7/2017), yang menambahkan pendidikan dapat berhasil apabila tersedia guru-guru berkualitas dan profesional.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (FKIP) sebagai produsen calon guru memiliki tanggung jawab yang besar dalam memajukan bangsa Indonesia. Dan, PTM telah memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia dalam ikut serta mempersiapkan sumber daya manusia  yang handal untuk membangun Indonesia di masa depan. “Sumber daya manusia merupakan salah satu pilar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Trikinasih. “Karena salah satu ukuran suatu negara itu masuk kelompok negara maju adalah penguasaan terhadap iptek melalui proses pendidikan yang berkualitas.”

Standar untuk mendapatkan akreditasi unggul, salah satunya adalah banyaknya karya ilmiah dosen dan mahasiswa hasil dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional, yang terindeks di scopus, yang memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurut Trikinasih, secara kuantitas dan kualitas jurnal terbitan berkala ilmiah yang dimiliki oleh Asosiasi Program Pendidikan Biologi (Asprodikbio) Pendidikan Tinggi Muhammadiyah (PTM), bahkan di tingkat Strata Satu (S1) masih sangat terbatas. “Padahal, jurnal menjadi poin penting kualitas suatu perguruan tinggi,” tandas Trikinasih lagi.

Kadang-kadang, PTM tidak dapat mengikuti perkembangan peraturan tentang jurnal yang diterbitkan oleh pemerintah dan dunia internasional. Padahal masih banyak PTM yang belum mengelola jurnalnya secara baik. Selain itu, perlu didorong dosen-dosen PTM untuk menulis di jurnal yang bereputasi internasioanl dan terindeks scopus.

Sehingga dalam workshop ini diawali dengan pemaparan best practice kurikulum Prodi Pendidikan Biologi S1 PTM dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta strategi penulisan di jurnal. Selain itu ada pertemuan khusus Asprokdikbio PTM membahas pengelola jurnal yang terakreditasi nasional, bahkan teindeks di Scopus. (Affan)



 

Berita Terkait