12 Oct, 2026

Kapolda Sumut dan Jajaran Diminta Sikat Judi Togel Di Deliserdang, Sergai dan Tebingtinggi di Duga Dimodali Oknum Wakil Rakyat

Indofakta.com, 2026-09-30 15:22:12 WIB

Bagikan:

MEDAN -- Terkait dugaan keterlibatan seorang oknum wakil rakyat yang terkesan melakukan pelanggaran hukum atas adanya pemberitaan media dan laporan dari sumber yang mengatakan bahwa, judi toto gelap (togel) yang bebas dimodali seorang oknum wakil rakyat berinisial BS alias Opung di wilayah Kabupaten Deliserdang, Kapolda Sumut beserta jajaran diminta untuk memberantas  bisnis haram tersebut.

Baca juga: Dua Tersangka Kredit Rp759 Miliar di Kaltara Ditahan, Kajati Yudi Tegaskan Penyidikan Terus Dikembangkan


Permintaan itu dikatakan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin melalui, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC - AWI) Kota Medan, Sudarmanto, Rabu (30/9/2026) kepada wartawan dikantor sekretariatnya Jln. Luku No 5A, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara.


Menurutnya, keberadaan/lokasi perjudian jenis togel yang diduga dimodali BS alias Opung (Oknum Wakil Rakyat) di DPRD Deliserdang bahwa dari beberapa sumber, bisnis haram tersebut berada di daerah Bangun Purba dan Silindak.

Baca juga: Kajari Banyuasin Erni Yusnita Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana PDAM


"Ironisnya, judi togel yang dimodali BS alias Opung (oknum wakil rakyat) dari salah satu partai terbesar di indonesia ini terkesan melibatkan oknum Aparat Penegak Hukum (APH) tidak hanya di Deliserdang, bisnis haram tersebut sudah masuk dikawasan Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi tidak tersentuh hukum," ucap Sudarmanto.

 

Baca juga: Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo Sunggal Dibekuk, 8 Paket Sabu Dikemas Dalam Kotak Rokok Disita

Sebelumnya, BS alias Opung yang dikonfirmasi wartawan atas dugaan keterlibatan dirinya sebagai pemilik/pemodal judi togel tebak angka melalui via WhatsApp awalnya meminta wartawan untuk menemuinya. Namun, BS alias Opung setelah kembali dihubungi untuk dikonfirmasi sudah tidak bisa dikarenakan telah memblokir nomor WhatsApp wartawan.(dar)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online