21 Jun, 2024

Di Kabupaten Sumedang Perlindungan Anak Perlu Libatkan Lintas Stakeholder

Indofakta.com, 2023-05-24 10:07:02 WIB

Bagikan:

Adikarya Parlemen

Baca juga: Pelaksanaan Qurban Harus Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

 

Baca juga: Antisipasi Kasus Keracunan Makanan Pengawasan Pelaku Usaha Perlu Dimaksimalkan

Jabar -- Di Kabupaten Sumedang, dari data yang dihimpun upaya perlindungan anak harus maksimal mengingat kasus yang menimpa anak masih sering terjadi. Dari laporan yang dihimpun di lapangan pada awal tahun 2023 saja, tercatat adanya 10 kasus kekerasan seksual dengan korban kalangan anak -anak.
Bahkan beberapa waktu lalu juga, ada anak yang menjadi korban perundingan.

Baca juga: Di RPJP Jabar Pembangunan Infrastruktur Harus Dituntaskan

"dengan mempertimbangkan kondisi faktual dibutuhkan partisipasi lintas stakeholder untuk memberikan ruang perlindungan bagi anak yang maksimal", ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra Persatuan DPRD Jabar, Heri Ukasah Sulaiman dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Baca juga: Perda Kemandirian Pangan Harus Wujudkan kenyamanan Pada Masyarakat

Heri, dalam keterangannya mengatakan perlunya partisipasi seluas-luasnya dalam upaya perlindungan anak , saat ini sudah menjadi kewajiban.

Pasalnya, regulasi untuk perlindungan anak sudah ada. Demikian juga untuk regulasi berupa Perda di Jabar sudah ada.

Komitmen Pemerintah Provinsi Jabar bersama DPRD Jabar, dalam memberikan ruang perlindungan anak secara jelas diimplementasikan dengan terbitnya  Perda Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

Andil DPRD Jabar dalam rangka memaksimalkan perlindungan anak tak berhenti dalam pembuatan Perda saja. Namun dukungan itu juga diimplementasikan dalam " penyebaran Perda kepada masyarakat di Daerah Pemilihan", jelas Heri.

Heri, dalam keterangannya mengatakan dalam program penyebarluasan Perda, pada akhir Mei 2023 telah dilaksanakan sosialisasi Perda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, sosialisasi Perda tersebut disosialisasikan kepada berbagai elemen masyarakat antara lain tokoh masyarakat, aparatur desa dan anggota Karang Taruna.

Sehubungan dengan kegiatan itu, diharapkan dapat terbangunnya pemahaman yang utuh untuk melakukan perlindungan anak di unit lingkungan terkecil.

Disosialisasikannya Perda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak kepada lintas kalangan *semoga saja dapat menggugah semangat berpartisipasi dari berbagai kalangan dalam memberikan perlindungan anak" , jelas Heri.

Heri dalam keterangannya menambahkan, anak merupakan aset  bangsa.  Sehubungan dengan hal onit,  pemerintah harus hadir  untuk memberikan ruang perlindungan dan pembinaan sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang.

Sejalan dengan semangat Perda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, ujar Heri  bagi daerah yang saat ini kerap terjadi kasus dengan korban anak , alangkah tepatnya jika dibuat sarana rehabilitasi.(red)

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online